Batam 09 september 2008 Aku lagi kesepian.. Baru 2 hari kau pergi, tapi seperti sudah bertahun kau meninggalkanku. Tahukah kau? Seakan ada yang hilang dari diriku setelah kau pergi. Tahukah kau? Seakan ada yang kurang dalam hidupku setelah kau pergi.
Aku lagi kesepian..
Tak ada teman yang dapat diajak bicara, tak ada kawan yang bisa buatku ceria. Aku rindu tawamu, aku rindu candamu. Tawa lepas yang tak semua orang memilikinya, canda bebas yang tak semua orang mempunyainya.
Aku lagi kesepian..
Biasanya saat-saat seperti ini aku akan hubungi kamu, dibuka dengan bilang halo, ditutup dengan beribu kata tanpa makna. Aku gembira karna kau dengar dengan perhatian yang kutahu kau berikan untuk semua orang. Karna kau dengar dengan perhatian yang aku tahu tak sepenuhnya kau mengerti.
Aku lagi kesepian..
Malam ini kembali kuingin bercanda, malam ini kembali kuingin bercerita. Tapi nomormu tak bisa kuhubungi. Entah pengaruh sinyal atau memang HPmu lagi nggak aktif. Aku tersenyum walau kutahu terlihat hambar. Seandainya teman-teman lain punya tawa seperti tawamu, seandainya teman-teman lain punya canda seperti candamu..
Aku lagi kesepian..
HPmu memang nggak aktif, setelah laporan sms yang ku kirim tertulis menunda. Hawa penyejuk udara dalam kamar ini tak sanggup dinginkan hatiku. Malam ini banyak cerita yang ingin kubagi denganmu. Ku tahu pasti sebagian cerita akan membuatmu tertawa, sebagian cerita akan membuatmu meledekku, dan sebagian lagi akan membuatmu bilang aku bodoh..
Aku lagi kesepian..
Tahukah kau? Aku senang saat kau meledekku, karna disitu terpancar kepolosanmu. Tahukah kau? Aku senang saat kau bilang aku bodoh, karna tak semua orang berani mengatakannya. Aneh kalau aku bisa ngobrol berjam-jam denganmu, tanpa ada topik yang kita bahas. Aneh kalau kau betah berjam-jam dengar ocehanku yang sangat membosankan. Tapi itulah dirimu, yang tanpa kau sadari telah mengisi sebagian hatiku..
Aku lagi kesepian..
Waktu kau disini sebulan sekalipun belum tentu kita bertemu. Tapi setelah kau pergi, kusadar betapa berartinya kehadiranmu, kusadar tak ada yang bisa gantikan posisimu.
Saat hatiku makin tak tenang, saat perasaanku semakin gundah. Kudekati meja komputer, meja yang dulu pernah kau bilang unik, kubuat tulisan ini, dan kukhususkan hanya untukmu..
BY:inge/CIKALASA

No comments:
Post a Comment