-Kita bersahabat atas nama kepercayaan, dan bukan hanya berpegang pada janji.
-Sering menceritakan masalah yang universal dan condong kepada
masalah asmara keduanya, sehingga pembicaraan akan menjadi netral dan
adanya rasa empati.
-Persabatan didepan publik tidak bisa
-Usaha curhat lewat komunikasi dan hindari pertemuan yang terlalu sering.
-Berkata yang sejujur-jujurnya dan tidak mengada-ada.
-Dan yang paling penting seringlah berkomunikasi tanpa rasa canggung.
Selamat mencoba, semoga bisa membantu anda untuk menyelesaikan
problem dalam kehidupan anda. Karena sesungguhnya bukan kita, dia,
atau siapapun yang menjadi sepasang sahabat tetapi hiduplah yang
memilih untuk sebuah kata persahabatan. Dan meskipun raga seorang
sahabat sejati pasti akan merasakan apa yang dirasakan sahabatnya,
senang... susah... suka... duka... & lara...
Persahabatan yang akhirnya mengenal kata kesetiaan dan alasan
mengapa aku harus hidup meski sahabat itu telah pergi...
By : Fitria

No comments:
Post a Comment